Waspadai "Card Skimming" Saat Berwisata

Created | By: Prita | 2019-09-03 12:47:01

-Card Skimming -

Kemalingan atau kecopetan bisa saja menimpa turis pas berada di tempat wisata. Tapi banyak yang nggak menyadari kalau sebenarnya "kemalingan digital" juga mungkin terjadi. Maling digital biasanya mengincar turis yang melakukan transaksi keuangan lewat internet atau mesin transaksi. Salah satu yang baru saja terjadi dikisahkan dalam tulisan seorang wisatawan yang dimuat dalam situs berita news.com.au pada Senin (02/09/2019).

Dalam perjalanannya ke Texas, ia dapat SMS yang isinya "Apakah Anda setuju dengan transaksi di ATM ini? Tolong balas YA atau TIDAK ke nomor ini".

SMS dikirimkan sama bank tempatnya menabung dan ATM yang dimaksud berlokasi di Bali, destinasi yang sebelumnya ia kunjungi. Sayangnya handphone miliknya sedang dalam airplane mode sehingga dia nggak sempat membalas SMS tersebut. Beberapa jam dalam penerbangan, tibalah ia di bandara transit. Ia lalu mengaktifkan handphonenya dan kembali menerima SMS "SMS ini sangat penting. Tolong balas YA atau TIDAK ke nomor ini".

Sebelum membalas SMS tersebut, dia iseng mengecek jumlah uang dalam rekeningnya. Seketika badannya terasa lemas, karena uang tabungannya sejumlah U$5000 lenyap tak berbekas. Ketika menelusuri lebih lanjut ke halaman transaksi, ia menemukan fakta kalau ATM nya digunakan berkali-kali oleh maling digital di kawasan Denpasar. Dengan perasaan berkecamuk ia langsung membalas SMS tersebut dengan pilihan 'TIDAK'. Tak berapa lama, ia dihubungi pihak bank yang mengatakan kalau dirinya jadi korban modus pencurian data kartu (card skimming).

Secara sederhana modus card skimming dilakukan pelaku dengan cara menempelkan mesin pencuri data di mesin ATM. Dari mesin yang ditempel, data kartu seseorang dicuri dan digandakan. Jadi walau kartu sudah dipegang korban selesai bertransaksi di ATM, data kartu korban dikantungi pelaku.

Bank mengatakan kalau kasus ini sedang ditangani dan uang miliknya bakal kembali dalam waktu 20 hari.

Tentunya kamu harus lebih waspada pas mau mengambil uang dari mesin ATM. Jangan bertransaksi di tempat atau mesin ATM yang mencurigakan, seperti di pinggir jalan atau di tempat yang sepi. Kalau tujuannya wisata ke Bali, sebaiknya ambil uang di ATM yang berada dalam kantor cabang bank.

Berikut beberapa tips lain untuk menghindarkanmu dari maling digital saat wisata:

 

1. Tarik tunai per hari
Datangi lokasi ATM yang aman dan tarik tunai untuk kebutuhan per hari. Membayar tunai juga menghindari tabungan terkuras dari biaya layanan mesin gesek kartu yang besar. 

2. Punya kartu lain
Gunakan kartu pembayaran elektronik atau kartu keuangan di luar kartu keuangan utama untuk bertransaksi di tempat wisata. Jadi kalau terlanjur jadi korban maling digital, kerugiannya nggak terlalu besar. Jangan lupa cek secara berkala untuk setiap transaksi yang dilakukan.

3. Hubungi bank
Informasikan kepada bank kalau kamu bakal pergi ke luar kota atau luar negeri, sehingga mereka bisa melakukan pengecekan ganda kalau terjadi card skimming, salah satunya dengan melakukan pengiriman SMS pemberitahuan seperti di atas.  Kantungi nomor layanan pelanggan bank tersebut supaya bisa dengan mudah menghubungi mereka kalau terlanjur jadi korban. 

Jangan mudah percaya kalau kamu dapat SMS atau telepon dari bank mengenai transaksi. Sebaiknya hubungi bank secara langsung dan cek jumlah uang dalam rekening secara berkala. 

Geronimo FM Love Yogya And You

Jl. Bung Tarjo (Gayam) No. 24 Yogyakarta 55225 Indonesia
(0274) 511058
program@geronimo.fm
MARKETING INFO
Helly Barniati +6281578916167
Wulan +6281903843094